Informasi

bowl-with-rice-grains-assortment

Beras Solok

Bareh Solok: Beras Khas dengan Identitas Kuat

Bareh Solok merupakan beras khas Kota Solok yang dikenal luas akan kualitasnya. Beras ini memiliki tekstur pulen, rasa yang nikmat, serta aroma alami yang menjadi ciri khasnya. Keunggulan Bareh Solok tidak terlepas dari kondisi agroekosistem setempat, kearifan lokal petani, serta penggunaan varietas unggul yang telah teruji.

Saat ini, varietas Anak Daro dan Cisokan menjadi sumber utama produksi Bareh Solok. Kedua varietas tersebut dibudidayakan secara berkelanjutan untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat, tanpa mengesampingkan mutu dan karakter asli beras Solok.

Karakter, varietas, dan keunggulan beras yang telah menjadi kebanggaan daerah.

Daftar Kelompok Tani

Kelompok Tani Penjaga Kualitas Bareh Solok

NoNama KelompokAlamatKetuaPenyuluh
IKec. Lubuk Sikarah
AKelurahan Tanah Garam
1Sadar GawanGawan Kelurahan Tanah GaramJusmaniarRika Arisanti
2Sapakat Saiyo Sakato (S3)Kelurahan Tanah GaramAnjas Ikhsan
3Setia KawanJln. Rajin RT I / RW IV Sawah PiaiRini Dwi Sukatmi
4Surau RukanRimbo RantaiIsda Nofirman
5Muaro SaiyoMuaro Kelurahan Tanah GaramYohanes Fajri
6Karya NyataJln. Kihajar Dewantara RT I / RW IS. Rizal
7Surau KajaiJalan RajinWartina
8Sapakek BasamoRT 001 / RW 004 Tanah GaramArmen. Z
9Mato Aie Payo DalamKelurahan Tanah GaramSyamsuardi, Dt Pito AliMelda, SP
10Harapan BundaKelurahan Tanah GaramYuherni
11Sawah BukikRT IV / RW II Simpang RawangSamsudin
12Keluarga SaiyoParak AnauErik Junaidi
13Wanita Sepakat Air MasinRT II / RW II LangkokTitin Iswari
14Air MasinRT II / RW V LangkokElmi Jalani
15Wanita Serba UsahaRT II, RW III Bandar PandungWarnita
16Serba UsahaRT 02 / RW 03 Bandar PandungZulya Leli Ramdani
17Tunas MudaJln. Harmain TaratakJasril Todeh
18Aloba SaiyoAlo Batu Payo RW 06SabainarSari Agus Pendi, SST
19Rajin BersamaRW VI PayoSalmadi
20Tuah SepakatRW VI PayoHabisan
21Sinar PagiRW VI PayoArmen
22Minang SaiyoRW VI PayoAsril
23Koto SajatiRW VI PayoYusrizal
24Tabek SaiyoRW VI PayoBarnis
25Poktan Payo MajuRW VI PayoFaisal Guci
BKelurahan VI Suku
26Tunas BaruKelurahan VI SukuIdrisSiska Nofota, SP.M.Si
27Padang LindangKelurahan VI SukuZulhendra
28Kalumpang SaiyoKelurahan VI SukuMardius
29Gurun Bagan SaiyoKelurahan VI SukuMasril Amri
CKelurahan Sinapa Piliang
30Panca UsahaKelurahan Sinapa PiliangFadly Maulana Syah PutraAde Surya, S.Pt
DKelurahan Simpang Rumbio
31Tambak BiliakJln. By Pass No.217Yelfira Oktavia
32Setia BudiKandang Aur RT I / RW IIIHeri AfriantoNike Irawati, SE
33Sakato PompaJalan Biruhun RT III / RW IIIJhoni Sephedri
34Mekar MelatiJln. Syech Supayang Baringin RambakSuarni
35Guguk Lancang MakmurJln. Pulai RT II / RW IIM. Ramin
EKelurahan Aro IV Korong
36Karya SepakatPalaciaNurhema
37Semoga JayaJln. A. MukhsisBob SanderNike Irawati, SE
38Elok BasamoRT 02 / RW 02Yentimar
39Argado SepakatKelurahan Aro IV KorongMasril
FKelurahan KTK
40SakatoRW III KarambiaNetti
41SaiyoRW II TabuYuldasmanAde Surya, S.Pt
GKelurahan IX Korong
42Tunas KelapaKelurahan IX KorongYuniwarti
43Sawah SolokKelurahan IX KorongAyunda MurtiAde Surya, S.Pt
IIKecamatan Tanjung Harapan
AKeluarahan Tanjung Paku
44Titian AieKelurahan Tanjung PakuSuwendi, HR
45Lumbung PadiJalan Batu Laweh RT 01 / RW 03Dt. Nasril M MalintangDoni Prawira Negara
46Harapan BaruKelurahan Tanjung PakuMarila Roza
47Harapan MajuKelurahan Tanjung PakuMuhamril
48RajawaliKelurahan Tanjung PakuLismaizar
49Bukik GombakKelurahan Tanjung PakuYulisman
BKelurahan Laing
50Pasir MajuKelurahan LaingNofri JuliandraDesi Armiaty, SST
51Puncak KandihLaing TalaukKusmal
52Damar JayaLaing DamarIrwandi
53Pasir SaiyoJln. Kapten Bahar Hamid Laing PasirTessy Atriani
54Sarang AlangLaing TalaukNurseha
CKelurahan Kampung Jawa
55Timbul JayaBanda BarantaiYulbid DasmanDrh. Eka Febriana
56Keluarga SepakatKelurahan Kampung JawaArmen
57Suka MajuKelurahan Kampung JawaBatrina Helmi
58Talago AmkoKelurahan Kampung JawaYeri Oskandar, ST
DKelurahan Nan Balimo
59Harapan JayaTembokBobby Lisrawandi, SPLidia Yuliana, SP
60Bungo PadiJalan Tembok RayaSyafni Yanti
61Talago IndahKelurahan Nan BalimoWirson
62Galanggang Raya FarmKelurahan Nan BalimoHendra Saputra
EKelurahan PPA
63Harapan BangsaKelurahan PPARahmawatiLidia Yuliana, SP
64Berlian TaniKelurahan PPAErwindo Eril

Beras Solok

Proses Produksi Bareh Solok

Tahapan budidaya padi sawah varietas Anak Daro dan Cisokan yang dijalankan secara berkelanjutan.

Produksi padi sawah varietas Cisokan dan Anak Daro sebagai sumber utama Bareh Solok saat ini terus ditingkatkan seiring dengan meningkatnya permintaan pasar terhadap beras khas tersebut. Peningkatan produksi ini memiliki peluang besar untuk mencapai potensi hasil maksimal apabila didukung oleh penerapan teknik budidaya yang tepat dan berkelanjutan. Proses produksi Bareh Solok dimulai dari tahap pembibitan dengan pemilihan benih unggul dan sehat, dilanjutkan dengan pengolahan lahan yang optimal serta penanaman yang sesuai dengan kondisi agroekosistem setempat. Selanjutnya, pemeliharaan tanaman dilakukan melalui pengaturan air, pemupukan berimbang, dan pengendalian hama serta penyakit tanaman secara terpadu. Seluruh rangkaian proses tersebut berujung pada tahap panen yang dilakukan pada waktu yang tepat untuk menghasilkan gabah dengan kualitas dan kuantitas optimal. Dengan pengelolaan yang baik pada setiap tahapan, peningkatan produksi Bareh Solok diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pasar sekaligus mempertahankan mutu dan ciri khas beras tersebut.

Pembibitan

Pembibitan sebagai Fondasi Produksi

Benih yang akan digunakan untuk disemaikan harus bebas dari gabah hampa, serpihan jerami, kerikil, tanah, dan hama gudang. Warna gabah harus cerah, mencerminkan kondisi aslinya dan sesuai dengan varietasnya. Bentuk gabah juga harus tetap dan sesuai dengan bentuk sebenarnya. Daya kecambah benih padi yang diperbolehkan adalah setidaknya 80%.

Sebelum disemai, benih perlu disortir dengan merendam dalam larutan air garam. Benih yang mengapung atau melayang dalam larutan tersebut harus dibuang. Benih yang tenggelam selanjutnya dimasukkan ke dalam kantong goni dan direndam semalaman dalam air mengalir agar benih berkecambah secara bersamaan.

Untuk satu hektar lahan padi sawah dengan varietas Anak Daro dan Cisokan, dibutuhkan sekitar 25-40 kg benih. Lahan untuk persemaian harus disiapkan lima hari sebelum penanaman benih. Luas lahan persemaian sekitar 1/20 dari total area sawah yang akan ditanami. Tempat persemaian sebaiknya memiliki saluran drainase yang baik dan dekat dengan sumber air. Lahan persemaian dibajak dan diratakan, lalu dibuat bedengan dengan lebar 1,0-1,2 m, panjangnya disesuaikan dengan kondisi lapangan, dan tingginya sekitar 20 cm. Sebelum penanaman, lahan persemaian harus diberi pupuk urea dan SP-36 masing-masing 10 gram per meter persegi. Kemudian, benih disemai dengan kepadatan 75 gram benih per meter persegi.

Penyiapan Lahan

Menciptakan lahan tanam yang siap dan subur

Penyiapan lahan sawah dimulai dari membersihkan saluran air dan sawah dari jerami dan rumput liar. Selanjutnya lakukan perbaikan pematang serta mencangkul sudut-sudut petak sawah yang sukar dikerjakan dengan bajak. Kemudian sawah dibajak untuk membalik tanah dan memasukkan bahan organik yang ada di permukaan tanah ke dalam tanah. Pembajakan pertama dilakukan pada awal musim tanam dan dibiarkan 2-3 hari, setelah itu dilakukan pembajakan kedua yang disusul oleh pembajakan ketiga (bila diperlukan) 3-5 hari menjelang tanam.

Penanaman Bibit

Penanaman tepat untuk pertumbuhan maksimal

Pada areal sawah yang beririgasi, lahan dapat ditanami padi sampai 3 kali dalam setahun, tetapi pada sawah tadah hujan harus dilakukan pergiliran tanaman padi dengan tanaman palawija. Hal ini dimaksudkan untuk memutus siklus hama dan penyakit serta disesuaikan dengan ketersediaan air. Bibit padi sawah ditanam secara teratur dengan jarak tanam 25 x 25 cm, 25 x 30 cm atau 30 x 30 cm untuk varietas Cisokan dan varietas Anak Daro. Khusus varietas Anak Daro sebagian petani juga menggunakan jarak tanam 40 x 40 cm. Jarak tanam yang digunakan memperhatikan varietas tanaman padi yang digunakan, kesuburan tanah, dan musim tanam. Jumlah bibit yang ditanam adalah 1-3 batang per rumpun. Jumlah bibit yang lebih sedikit menyebabkan persaingan antar tanaman dalam satu rumpun menjadi lebih sedikit dan jumlah anakan akan menjadi lebih banyak.

Pemeliharaan Tanaman

Perawatan berkelanjutan demi hasil terbaik

Penyiangan dilakukan dengan mencabut rumput-rumput yang tumbuh diantara tanaman padi. Pekerjaan penyiangan dikerjakan sekaligus dengan penggemburan tanah. Penyiangan dilakukan dua kali yaitu pada saat tanaman berumur 2-3 minggu dan pada saat tanaman berumur 4-6 minggu. Penyiangan dapat pula dilakukan dengan menggunakan landak (alat penyiang mekanis yang berfungsi dengan cara didorong). Pada waktu penyiangan kondisi air di areal sawah dibuat macak-macak. Genangan air pada lahan sawah perlu diatur sedemikian rupa sehingga tanaman padi sawah tidak kekurangan air dan juga tidak kelebihan air. Setelah tanam sawah dikeringkan 2-3 hari, kemudian diairi kembali sedikit demi sedikit. Sejak padi berumur 8 hari genangan air diatur agar mencapai sekitar 5 cm. Pada waktu padi berumur 28-45 hari kedalaman air ditingkatkan menjadi sekitar 10 sampai dengan 20 cm. Pada waktu padi mulai memasuki stadia pembentukan malai sampai pengisian gabah, petakan sawah digenangi terus dengan ketinggian air sekitar 3 cm. Sekitar 10-15 hari sebelum panen, petakan sawah dikeringkan.

Hama dan Penyakit

Pengendalian terpadu untuk menjaga kualitas padi

Terdapat berbagai jenis hama dan penyakit tanaman padi yang diketahui menyerang pertanaman padi di Kota Solok dan di Kabupaten Solok. Namun selama memungkinkan petani akan menghindari penggunaan pestisida anorganik dan menggantinya dengan teknik pengendalian lain non pestisida anorganik. Berbagai jenis hama dan penyakit yang banyak ditemukan di antaranya :

  • Hama putih (Nymphula depunctalis)
  • Wereng coklat (Nilaparvata lugens)
  • Wereng hijau (Nephotettix apicalis dan N. impicticeps).
  • Walang sangit (Leptocoriza acuta)
  • Kepik hijau (Nezara viridula)
  • Penggerek batang padi
  • Tikus
  • Penyakit Bercak Daun Coklat
  • Penyakit hawar Daun Bakteri (HDB)
  • Penyakit blast
  • Penyakit tungro

Tanaman Siap Panen

Menentukan waktu panen untuk kualitas terbaik

Pada saat tanaman siap panen, air pada persawahan dikeringkan sekitar 15 hari menjelang panen. Tanaman padi dinyatakan siap di panen apabila sekitar 90% bulir padi sudah menguning dan sebagian daun juga sudah mulai menguning.

Panen dan Pasca Panen

Tahap Panen dan Pasca Panen

Panen padi dilakukan pada waktu yang tepat untuk memastikan kualitas gabah tetap optimal. Proses panen yang baik bertujuan untuk meminimalkan kehilangan hasil serta menjaga mutu gabah.

Setelah panen, gabah melalui proses pasca panen yang meliputi perontokan, pengeringan, dan penyimpanan sementara sebelum digiling. Penanganan pasca panen yang tepat sangat berpengaruh terhadap kualitas beras yang dihasilkan, baik dari segi kebersihan, warna, maupun daya simpan.

Siberas.id

Distribusi dan Pemasaran Bareh Solok

Bareh Solok dipasarkan melalui jalur distribusi yang telah terbangun secara lokal maupun regional. Proses pemasaran dilakukan dengan tetap menjaga identitas dan kualitas beras, sehingga konsumen menerima produk yang sesuai dengan standar mutu.

Jejak Beras mendokumentasikan proses distribusi dan pemasaran ini sebagai bagian dari transparansi rantai pasok, agar konsumen dapat memahami perjalanan beras dari penggilingan hingga sampai ke pasar.

Alat Yang Digunakan

Peralatan dalam Budidaya dan Produksi

Data Rice Milling Unit (RMU)

Rice Milling Unit (RMU) di Kota Solok

Tahapan budidaya padi sawah varietas Anak Daro dan Cisokan yang dijalankan secara berkelanjutan.

Kota Solok memiliki 15 Rice Milling Unit (RMU) yang berfungsi sebagai pusat penggilingan dan pengolahan padi. RMU ini tersebar di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Lubuk Sikarah dan Kecamatan Tanjung Harapan.

Setiap RMU memiliki kapasitas produksi yang berbeda-beda dan berperan penting dalam menjaga mutu Bareh Solok sebelum dipasarkan. Data berikut menampilkan informasi lokasi, nama usaha, pemilik, serta kapasitas produksi masing-masing RMU sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Kecamatan
Kelurahan
Nama Usaha
Alamat Usaha
Nama Pemilik
Kapasitas Produksi (Ton/Jam)
Lubuk Sikarah
Tanah Garam
Sakato
Banda Panduang
Banda Panduang
850 – 900 kg/jam
-
-
Berkat Yakin I
Tanah Garam
Wesi
200 – 300 kg/jam
-
-
Berkat Yakin II
Banda Panduang
Pitmawati
400 kg/jam
-
-
Pensenjata
Tanah Garam
Irianto
300 - 400 kg/jam
-
-
Dua Putri
Sawah Piai
Rosnidar
200 – 250 kg/jam
NoKecamatanKelurahanNama UsahaAlamat UsahaNama PemilikKapasitas Produksi (Ton/Jam)
1Lubuk SikarahTanah GaramSakatoBanda PanduangDeni Sandra850 – 900 kg/jam
2Berkat Yakin ITanah GaramWesi200 – 300 kg/jam
3Berkat Yakin IIBanda PanduangPitmawati400 kg/jam
4PensenjataTanah GaramIrianto300 - 400 kg/jam
5Dua PutriSawah PiaiRosnidar200 – 250 kg/jam
6Hj. LibahSawah PiaiElsa Yulian300 kg/jam
7KUD Saiyo MakmurTanah GaramArizal500 kg/jam
8VI SukuBMPVI SukuSonifa Weli, SH800 kg/jam
9Simpang RumbioSinar BaringinJl. Baringin RambakHj. Syafrida Syarif500 kg/jam
10CempakaSimpang RumbioH. Syahril Syafei600 kg/jam
11Cahaya Tani MakmurSimpang RumbioYasmir Ilyas500 – 600 kg/jam
12-Simpang RumbioFeri50 – 100 kg/jam
13Sinapa PiliangPusako Jaya AbadiSinapa PiliangHj. Netti Miharni500 kg/jam
14KTKBaniah nan KambangPandan PutiYuhelmita1000 kg/jam
15Tanjung HarapanNan BalimoBintang TerangNan BalimoRonaldi80 – 100 kg/jam

“Dari Tangan Petani, untuk Meja Makan Anda”

© 2025 Copyright Webcare.idn

Support

Help Center

Ticket

FAQ

Contact

Community

Contacts

(732) 262-3141
380 Birch Bark Dr
Brick, New Jersey(NJ), 08723